Kala bunda terkena typhoid

Senin, 20 Maret 2017, dengan terpaksa bunda menganggukkan kepala saat diminta rawat inap oleh dokter IGD. Dan itupun diperkuat oleh tekanan darah bunda saat diperiksa mencapai 90/60, dan kondisi muka yang pucat dan telapak tangan yang dingin.

Terlebih sebelumnya, saat menunggu antrian dokter Poli Umum, bunda sempat hampir pingsan. Sehingga terpaksa dilarikan ke IGD untuk penanganan yang lebih cepat.

Awalnya… Diagnosa dokter jaga di IGD, adalah FATIQUE EE atau capek yang sangat.

Entah apa artinya, tetapi memang bunda merasa badan dan sendi tubuhnya terasa lemah. Perut pun mual, meski tidak disertai muntah atau diare. Kondisi badanpun tidak sedang demam, hanya batuk dan pilek saja. Dan… Kondisi seperti ini sudah berlangsung dari kamis malam atau hampir 4 hari.

Saya pun sempat bertanya ke dokter, apakah ini termasuk ciri-ciri typhoid (terlepas dari dirasa atau tidaknya demam)?

Dokter pun menjawab, kemungkinan besar bukan typhoid. Karena seharusnya diawali dengan demam atau kenaikan suhu tubuh secara bertahap, meski juga tidak menutup kemungkinan ke arah typhoid karena ciri-ciri tadi. Dan untuk lebih pastinya, memang harus dilakukan cek darah.

Dan… Setelah dilakukan cek darah, positif dinyatakan typhoid, meski tidak menunjukkan gejala demam yang jelas terlebih dulu.

Alhasil, bunda pun harus dipasang infus dan dirawat di RS karena typhoid ini.

Semoga lekas sehat ya bun… Syafakillah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s