Terapi lintah sebagai alternatif pengobatan

Terapi lintah ternyata tidak seseram yang saya bayangkan sebelumnya. Tapi kalau geli melihat lintahnya, jujur saja… Memang geli. Apalagi kalau dipegang 😱

Niatan awal untuk bekam langsung berubah, saat saya ditawari oleh terapis nya untuk mencoba terapi lintah.

“Mas, saya ada stok lintah banyak nih. Mau coba ndak?”

Wuih… Menarik nih. Mumpung ada kesempatan, kenapa ndak diambil sekalian.

“Woke pak. Saya nyoba deh!”

Berhubung ini adalah terapi lintah yang pertama, maka disarankan maksimum 3 titik untuk beradaptasi.

Dikuatirkan kalau terlalu banyak titik terapi nya, tubuh tidak bisa beradaptasi karena banyak darah yang keluar. Sehingga tekanan darah bisa turun, perut mual dan kepala pusing. Kemungkinan parah… pingsan di tempat.

Akhirnya, ba’da Isya’ terapi pun dimulai. Titik yang akan diterapi pun sudah ditentukan, yaitu

  1. Titik area leher sebelah kanan
  2. Titik area leher sebelah kiri
  3. Titik ubun-ubun

Proses awal yang dilakukan adalah memastikan titik-titik yang akan diterapi sudah bersih dari lotion (apabila kita memakainya).

Berhubung titik ubun-ubun juga dipilih, maka harus dipastikan kita tidak keramas atau menggunakan minyak rambut atau lotion lainnya untuk rambut.

Kemudian dilakukan proses pengeluaran darah dengan ditusuk jarum bekam. Hal ini dilakukan untuk memancing lintah agar menempel di titik yang dikehendaki.

Titik pertama sampai titik ketiga pun terlewati dengan nyaman untuk proses penempelan lintah nya.

Nah… Bagaimana rasa nya saat digigit lintah dan saat lintah nya menghisap darah kita?

Rasa nya kurang lebih sama seperti saat kita dibekam, lebih tepatnya, saat kita ditusuk dengan jarum bekam.

Itulah rasa yang saya nikmati ketika lintah menggigit untuk pertama kalinya dan setiap kali lintahnya menghisap darah.

Sensasinya unik bro…

Setelah 45 menit, lintah dititik pertama sudah merasa kenyang. Dan dengan sendirinya, lintah melepas gigitannya dan diambil oleh terapis nya.

Kemudian, lintah dimasukkan ke air garam, untuk dikeluarkan darah dan dimatikan, agar tidak digunakan lagi.

Dan akhirnya 45 menit berikutnya, lintah di titik kedua dan titik ketiga mulai melepaskan gigitannya. Alhamdulillah…

Sebagai gambaran saja… Saat lintah ditempelkan di berbagai titik tadi, ukuran badannya hanya sebesar kelingking.

  • Lintah di titik pertama, menjadi sebesar 2x kelingking
  • Lintah di titik kedua, menjadi sebesar 2x jempol
  • Lintah di titik ketiga, menjadi sebesar 2x telunjuk.

Terbayang kan berapa banyak darah yang dihisap oleh lintahnya.

Setelah diterapi, rasanya kurang lebih hampir sama seperti terapi bekam. Badan terasa enteng dan lebih segar.

Hanya ada satu kekurangan, menurut saya, saat menjalani terapi lintah, yaitu lintah akan mengeluarkan air liur yang didalamnya terdapat berbagai enzim, saat lintah menghisap darah, yang membuat darah kita sulit membeku.

Enzim-enzim apa saja yang dikeluarkan oleh lintah? Monggo dibaca saja di link berikut ini (klik disini).
Efek dari enzim-enzim ini bisa terjadi selama 48 jam. Sedangkan yang saya alami, dari selesai terapi pukul 2140, sampai keesokan harinya pukul 1730, darah baru berhenti menetes atau proses pembekuan darah saya sudah normal kembali.

Itupun tidak saya oles salep atau obat apapun untuk menghentikan darah yang menetes. Mungkin kalau saya beri obat atau salep khusus, darah akan lebih cepat berhenti menetes.

So… Saran saya kalau akan mencoba terapi lintah ini adalah…

Pilih hari yang keesokan harinya anda sedang berlibur atau tidak ada aktifitas berlebih, semisal sekolah atau bekerja.

Agar darah yang masih terus menetes tidak menghambat aktifitas keseharian anda.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s