Motor pun Perlu (Wajib) Dipasang Kunci Ganda

Tanggal 3 Februari 2017 kemarin, memberikan pelajaran yang sangat berharga kepada saya.

Alhamdulillah, pagi itu, saya bisa berangkat menunaikan sholat Shubuh berjamaah di masjid terdekat.

Sesampainya di halaman masjid, motor diparkir, berjejeran dengan motor lainnya dan segera masuk ke masjid untuk, sebisa mungkin, melakukan sholat fajar terlebih dahulu.

Alhamdulillah, setelah iqomah Shubuh berkumandang, kami semua membentuk shaf dan berjamaah dengan indahnya.

Dan… Saat rokaat terakhir, persis saat duduk takhiyat akhir, tiba-tiba terdengar alarm motor yang cukup kencang.

Saya pun langsung hilang fokus. “Waduuhh, motor ku ini!”

Sesaat, saya hendak berdiri untuk membatalkan sholat Shubuh, tetapi Alhamdulillah saya langsung terpikir juga, InSyaAlloh tidak akan hilang. Kalaupun hilang, pasti bukan rejeki saya dan itu pasti teguran dari Alloh Azza wa Jalla.

Saya lanjutkan sholat Shubuh sampai selesai… Dan begitu selesai salam, saya langsung berdiri untuk menuju ke sepeda motor saya.

Bukannya apa, hanya bunyi alarm ini harus segera dimatikan. Karena memang bunyinya yang cukup kencang. Sehingga bisa mengganggu jamaah lain ataupun lingkungan sekitarnya.

Alhamdulillah ya Alloh. Motor ini memang masih rejeki saya. Dan setelah alarm saya matikan, jamaah yang lain pun berdatangan.

“Kenapa pak? Korslet alarmnya?”

Spontan saya langsung menjawab, “Bukan pak. Ini mau dicuri maling. Lihat saja kunci kontak saya juga sudah ndak bisa masuk.”

Celetukan yang muncul dari jamaah lain cukup membuat saya maklum.

“Memang disini jadi incaran maling pak. Kapan hari juga ada motor BeAt hilang pas sholat. Ya ini untungnya motor bapak ada alarm. Coba kalau ndak ada….”

Sambil garuk-garuk kepala yang memang gatal… Saya pun menjawab, “Iya pak… Alhamdulillah saya sudah pasang alarm. Baru hari ini berasa betapa murahnya alarm ini pak. Daripada motor hilang, dan kudu beli motor lagi.”

Alhamdulillah, saat mau pulang, ternyata ada tetangga yang juga berjamaah di masjid yang sama. Akhirnya dengan bantuan beliau pun… Motor yang sempat terdorong beberapa centimeter, bisa sampai ke rumah dengan cepat.

So PR berikutnya adalah mencari kunci motor pengganti untuk motor ini.

Mohon maaf. Tidak ada maksud riya atau sombong ditulisan ini. Hanya bermaksud untuk memberikan atau menceritakan pengalaman untuk diambil hikmahnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s