Menikmati Dyspepsia yang ke-4 kali di tahun 2017

Untuk yang keempat kali nya di tahun 2017 ini, saya harus tergeletak dan merintih karena sakit di lambung, atau istilah bu dokter di IGD tadi adalah Dyspepsia. Dan ini adalah yang kedua kalinya dibawa ke IGD, karena tidak punya stok obat.

Jadi… Kemarin siang, bisa dibilang makan terlambat dan sekalinya makan, cenderung memilih makanan yang agak pedas.

Menu yang saya pilih kering tempe dan tumis kacang panjang dan kerang hijau, serta tak lupa sedikit sambal.

Saat sebelum makan pun, perut juga sudah agak bermasalah karena sehari sebelumnya minum kopi jahe. Memang saya ndak terbiasa minum kopi. Tapi ya karena kondisi hujan, kok ya kelihatan enak ngopi jahe sambil menikmati hembusan udara dingin.

Nah… Menjelang malam, mulailah terasa di ulu hati. Kok agak sakit… Dan perut terasa begah, megar dan keras.

Dalam hati… Waduh, kambuh lagi ni. Dan benar saja. Sekitar jam 2100, perut bagian atas sudah tidak mau kompromi. Melilit, sakit, keras sampai mual-mual saya rasakan sekaligus.

Mencoba tiduran, ndak nyaman. Mencoba duduk, juga ndak nyaman. Berbagai macam posisi saya coba, dan hasilnya tetap saja ndak nyaman.

Akhirnya mencoba mencari kesibukan, meski ndak terlalu nyaman, agar badan dan mata ini lelah dan bisa tidur.
Alhamdulillah akhirnya memang bisa tidur. Terakhir melihat jam, sekitar 2300an. Dan, sekitar 0230 terbangun lagi karena sakitnya sudah ndak tahan.

Puncaknya di jam 0330an, terpaksa membangunkan istri untuk berobat ke IGD. Respond istri ndak sekaget ketika pertama kali ke IGD. Relatif tenang saat mengetahui kalau penyakit saya kambuh lagi.

Dengan segera, istri bersiap-siap dan dengan segera menuju ke IGD.

Selama perjalanan, ternyata saya baru kali ini menikmati nikmatnya jadi penumpang, meski tetap meringis karena sakit 🙂

So… Begitu sampai ke IGD, langsung mendapat penanganan. Dan tinggal menunggu rasa sakitnya berkurang.

Wallahi… Ndak enak loh sakit itu. Lebih baik kita semua menjaga pola makan dan kesehatan jasmani dan rohani.

Wokee? Semangat!

*ditulis diranjang IGD sambil meringis

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s