Pertamini (BBM eceran) memang sangat membantu, tetapi harus waspada dengan kondisi sekitarnya

Agak ndredeg alias deg degan kalau melihat di pinggir jalan ada yang jual bbm eceran versi pertamini.

Ada apa loh? 

Ndak ada apa-apa juga. Dan memang murni kekuatiran yang muncul dari pribadi saja.

Sek to… Onok opo kok ndredeg lan kuatir?

Coba diingat-ingat larangan yang ada di SPBU. Ada beberapa larangan, yang salah satunya adalah larangan merokok.

(Image dari http://www.gadgetlive.co.id)

Terus hubungannya apa sama deg-deg an mu itu loh?

Pernah ndak sampeyan perhatikan versi pertamini di pinggir jalan? Pernah ndak sampeyan lihat, terkadang masih ada sisa BBM, entah premium atau pertalite atau pertamax, yang menetes dari nozzle (pipa) nya? Meskipun nozzle nya sudah digantung sekalipun.

(Image dari http://www.depoknews.id)

Coba sampeyan bayangkan saja, kalau ada yang berjalan kaki di trotoar dan sedang asyik merokok, terus lewat di versi pertamini yang kebetulan ada sisa BBM di nozzle nya. Atau ndak sadar kalau sedang di dekatnya dan menyalakan korek api untuk merokok, sembari menunggu seseorang.

Image diatas juga jelas kelihatan. Itu lagi antri, kok ya sambil merokok. Hadeuh…

Itulah yang membuat saya deg-deg an. Membuat saya kuatir. Membuat was-was. 

Kurang nya awarness dari lingkungan sekitarnya ini yang membuat saya kuatir. Karena hari ini, saya melihat situasi yang saya ceritakan tadi. 

Yah… Semoga saja ndak terjadi apa-apa. Lah, tapi kalau benar kejadian? Semoga saja tidak pernah ada. Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s