Kenapa posisi bocor ban tubeless di sisi samping cenderung sulit ditambal?

Pernah mengalami ban tubeless mobil atau motor bocor? Pasti pernah dong. Nah, kondisi inilah yang saya alami saat arus mudik balik 1437H kemarin.

Saat sedang asyik bersih-bersih si RAT, mata ini tertuju ke bentuk aneh yang menancap dengan nyaman di sisi samping (luar) ban belakang, persis di ujung alur ban.

Awalnya saya pikir batu atau mungkin pecahan paving block yang, biasanya, nyangkut di sela-sela alur ban. Tapi ini kok ada di ujung dan terlihat nempel dengan nyaman. Waduuuuhh!? Apa ini ya?

Setelah saya perhatikan dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat -singkatnya, maka bisa saya simpulkan bahwa ada satu sekrup yang tertancap dengan manis.

Seketika pula, saya hanya garuk-garuk kepala yang ndak gatal sama sekali. Kok ya di posisi ini nancapnya. Pinter banget si sekrup ini milih tempat. Hadeeeuh!?

Sepengetahuan saya, posisi di samping, baik di sisi dalam ataupun luar mobil, membuat karet tambalan tubeless tidak bisa tahan lama. Kecenderungannya hanya bertahan sekian waktu dan harua ditambal ulang.

IMHO, akan sangat berbeda apabila posisi bocor berada di jalur atau lintasan roda alias di tengah. Kalau di posisi itu, relatif membuat karet tambalan tubeless tetap awet.

Kenapa? Sepemahaman saya, kalau bocor di area lintasan roda, sebenarnya karet tambalan tubeless tetap terdorong oleh udara yang ada di dalam ban. Nah… Karena posisinya ada di lintasan roda, si karet ini akan tertahan oleh permukaan jalan yang dilewati. Jadi, saat mobil sedang digunakan dalam perjalanan maka kemungkinan karet tambalan ini terdorong dan membuat celah akan terminimalisir oleh permukaan jalan.

Yah… Kecuali kalau mobilnya dianggurin di garasi, atau ban yang bocor diposisikan sebagai ban cadangan… Pasti akan berkurang tekanan udaranya. Monggo deh dicoba. Karena ini juga pengalaman pribadi saya dengan kendaraan saya sebelumnya.

Nah… Untuk proses penambalan bocor ban belakang si RAT, lanjut ke posting selanjutnya ya.

Mohon pengertiannya😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s