kena cipratan air… wajarlah!!!

beberapa hari terakhir, kondisi ketika pulang kerja, begitu memasuki wilayah kabupaten bogor aka cibinong menuju ke rumah… selalu disambut oleh hujan. entah itu hanya gerimis atau hujan deras atau hanya “sisa” akibat hujannya (baca : genangan air). dengan kondisi seperti itu sangatlah dituntut kehati-hatian kita dalam berkendara, terutama untuk para bikers.

dan kondisi yang paling saya suka adalah kondisi ketika hujan sedang turun dengan derasnya. bukannya apa-apa… tapi seringnya dengan kondisi hujan deras, jalanan relatif lancar. ndak ada yang namanya macet… sruntulan… saling pepet… ngebut. semua yang melintas pasti berjalan dengan hati-hati dan relatif terpisah jarak dengan aman. dan begitu hujan mulai sedikit reda, mulailah lalu lintas bertambah ramai.nah… disinilah permasalahan biasanya mulai muncul🙂

seperti halnya yang saya alami sekitar 2 atau 3 hari lalu. dengan kondisi raincoat yang masih basah kuyup dan hujan gerimis… saya mulai memasuki jalanan di kota bogor. dan karena banyak genangan air yang tersisa dari hujan yang cukup deras, membuat saya ekstra waspada dan sedikit meredam hasrat untuk pulang lebih cepat. mungkin dengan atribut raincoat yang masih melekat… saya relatif lebih santai melibas genangan air atau kalau di kejutkan oleh kendaraan lain yang melintas dengan kecepatan lebih tinggi di sebelah saya.

eh… giliran saya melintas dengan kecepatan rendah… sekitar 20-30km/jam (mungkin)… tiba-tiba sebelah kanan saya ada teriakan. “mas… pelan-pelan. wooiii!!!” wuih… saya diomelin oleh bapak-bapak, seingat saya pakai ponco, yang melaju di sebelah saya. yang ada malah bingung. lah ini padahal saya sudah posisi paling kiri… pelan lagi… kok tiba-tiba diomeli. yo weslah… kepalang tanggung. cuek saja🙂

pikiran saya sih… ini bapak-bapak mungkin mau nyalip saya… tetapi begitu di depan ada genangan air, dia memperlambat laju motornya. alhasil… saya yang melaju di kirinya juga kena cipratan air sedikit dari laju motornya yang sempat dikurangi kecepatannya. karena saya sudah pakai raincoat lengkap sejak dari cibinong… sayapun cuek. dan karena saya juga sudah lebih dulu melintas di genangan air itu… mau ndak mau… bakal muncul cipratan air dari roda depan maupun belakang. itulah yang mengenai celana dan sepatu bapak tersebut.

yah… namanya juga pakai ponco pak. resikonya kan tubuh bagian bawah tidak tertutup semua. so… kalau basah seharusnya juga paham lah. kalau maunya tidak basah… ya pakai raincoat model two pieces plus tutup sepatu. kalau tidak mau kehujanan… ya jangan pakai motor. pakai saja kendaraan umum atau mobil pribadi. kalau mau lebih enak lagi… ya ndak usah keluar rumah. sambil ngopi atau nge-teh… sambil ngemil gorengan atau kacang. enak toh… manteb toh…🙂😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s