mie pangsit dan musim hujan…

kalau lagi hujan dan hawanya dingin, memang paling enak tuh makan atau minum yang hangat-hangat atau bahkan yang panas sekalian. dan itu yang sering saya dan istri lakukan kalau kebetulan lagi jalan-jalan keluar dan pas kondisi hujan. masing-masing punya favorit sendiri. saya senangnya makan mie ayam pangsit. sedangkan istri dan kakak ara pasti milih bakso. kalau adik barra mah ngikut sajašŸ™‚

tapi seringnya, saya jadi ikut menu pilihan istri dan kakak ara, karena mie ayam favorit saya, di depanĀ RSIA hermina bogor,Ā seringĀ tidak berjualan kalau hujan sedang turun dengan riangnya. maklum, bukan di restoran atau depot makan… tapi hanya sebatas pedagang kaki lima. meski begitu, mie yang dipakai adalah mie buatannya sendiri. bukan mie beli jadi. so bisa dibayangkan enakny. tapi… itu semua memang hanya di angan-angan, kalau sedang hujan.

pernah waktu saya tanya… “kenapa tutup sih mang kalo ujan? kan malah banyak yang beli mang… kan enak tuh makan hangat-hangat”.

jawabnya sih santai… “iya kalo semuanya mikir kayak aa’. lah kalo ndak gimana? kelanjur bawa banyak tapi ndak laku… rugi kan. mending kalo musim ujan gini, mamang bawanya dikit aja, antisipasi kalo ndak laku. kalo ujannya deres, mending langsung pulang daripada bengong nungguin pelanggan”.

eh… benar juga yah. speachless deh kalau sudah menyangkut urusan asap dapur begini. mau kasih saran kalau mending jualan pakai tenda… jawabannya sudah kebayang. “modalnya dikit…”. haduh… mumet!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s