akankah muncul korupsi baru dibalik penghentian APBD untuk klub sepakbola?

wacana pemberhentian APBD/N untuk klub profesional yang berlaga di ISL dan kompetisi pendukungnya memang sangat bagus. bayangkan saja, alokasi dana untuk satu klub, misal persema malang, yang kini beralih ke LPI (klub yang seperti ini harus didukung!!!), ternyata mencapai Rp. 18miliar per tahun kompetisi. nah… kalau semua uang tersebut dialokasikan ke bidang (olahraga) lain yang bisa dikembangkan untuk prestasi daerah atau bahkan negara, pastinya akan didukung dengan sepenuhnya.

tetapi kok saya rada-rada menyangsikan… dan semoga saja pikiran negatif saya ini tidak terbukti untuk kedepannya.

dengan banyaknya pejabat yang tersandung kasus korupsi, jangan-jangan dana peralihan klub sepakbola malah masuk ke kantong pribadi dan konco-konconya. sederhana saja, kalau dengan anggaran sebelumnya yang sudah dikurangi sekian miliar rupiah pertahun (karena diperuntukkan klub sepakbola), rencana kerja suatu daerah bisa tetap berjalan dengan baik. apalagi kalau anggarannya tidak dikurangi untuk menghidupi sebuah klub dan dialihkan ke cabang olahraga lain yang bernaung di bawah KONI… alangkah besarnya anggaran yang diperoleh.

memang sih, pikiran saya cetek… memang sih, anggaran yang diajukan nantinya akan dikurangi atau tetap (karena akan dialokasikan ke bidang olahraga lain)… memang sih, gaji pejabat juga (kabarnya) akan naik sekian %… tapi apakah itu tidak memunculkan potensi untuk dijadikan lahan korupsi baru? utamanya pejabat yang mengurusi bidang yang akan mendapat limpahan peralihan anggaran klub sepakbola…???

indikasi-indikasi ini pastinya tetap muncul kalau tidak adanya laporan keuangan suatu daerah… sampai detik ini saya belum pernah tahu ada suatu daerah, entah provinsi atau kota yang melakukannya.

kalau saja, pemerintah dianalogikan sebagai perusahaan… pastinya segala sesuatu yang berkaitan dengan keuangan, akan selalu dipertanyakan oleh pemegang saham. dan itupun harus jelas. dan setiap anggaran yang diajukan untuk tahun berikutnya pasti akan bertambah kalau memang semua rencana kerja tahun ini berjalan dengan baik. dan pastinya akan berkurang kalau ternyata ada rencana kerja yang tidak berjalan.

kalau bisa seperti itu… alangkah bahagianya saya ketika membayar pajak kepada negara (asal tidak muncul gayus-gayus lain di bumi indonesia ini!!!). tapi… ini hanyalah analisa cetek saya pribadi, yang (sama sekali) bukan ahli dibidang ini. kalau ada salah ya mohon diluruskan dan dibetulkan. kalaupun benar… wah saya saja gak nyangka 🙂

 

One thought on “akankah muncul korupsi baru dibalik penghentian APBD untuk klub sepakbola?

  1. Ping-balik: APBD tidak untuk Sepakbola | ligaindonesia.biz

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s