pembantu…

seiring kehamilan istri yang menginjak bulan ke-8, kondisi fisiknya semakin terkuras. dengan kondisi perut yang sudah “membuncit”, istri tetap keukeuh untuk melakukan segala kewajibannya sebagai ibu rumah tangga. salut!!!

saya, sebagai suami, malah trenyuh… lah kok mekso (memaksakan diri) sih? daripada nanti ada apa-apa dengan kondisi istri dan calon anak, kan mending istri istirahat dan fokus untuk menyambut kelahiran anak kedua kami ini, sehingga saya terpikirkan untuk mencari pembantu.

kemarin, hal ini saya bicarakan dengan istri… eh, respon pertama dari istri sebenarnya menyetujui, tapi masih kuatir. mengkuatirkan beberapa hal yang mungkin tidak perlu dikuatirkan, karena memang belum dibicarakan dengan saya. seperti misalnya, nanti bagaimana dengan ara (anak pertama)… kasihan kalau nantinya terus sama pembantu.

padahal maksud saya, untuk urusan bersih-bersih rumah, biar pembantu yang mengerjakan. dari urusan nyapu, nge-pel dan membersihkan kondisi rumah… itu biar pembantu. untuk urusan cuci dan setrika baju… itu biar pembantu.

tapi untuk urusan masak (karena masakan istriku is the best🙂 ) dan merawat anak… tetap bagian dari istri dibantu saya (ketika sudah pulang kerja dan hari sabtu-minggu/libur).

jadi fungsi pembantu, memang benar-benar membantu pekerjaan di rumah. bukan nantinya malah diberi tanggung jawab yang harusnya memang menjadi tanggung jawab orangtua kepada anak.

mendengar penjelasan ini, istri langsung setuju.

iya… sebenarnya bunda dah ngerasa capek. gak tau nih… dulu hamil yang pertama masih sekuat-kuat aja. cuma mau ngomong sama ayah gak berani / malu.

kan sudah dari awal, komitmennya bunda pengen merawat rumah ma keluarga aja…

ntar kerjanya setengah hari aja yah. bunda dah bikin list pekerjaannya. senin sampe jumat. dan tiap hari kerjaannya beda-beda. biar gak harus nyapu, ngepel, nyuci ma setrika tiap hari. kan kasihan juga.

tapi nanti kalau sudah lahiran… mau gak mau harus sampai sore. nunggu sampe ayah pulang. tapi cuman sementara aja. sampe bunda bener-bener sehat. ntar gajinya ditambahi deh.

halah… ternyata!!! benar-benar deh istri tercintaku nih🙂🙂 i love you full!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s