hidup susah kok dibuat lebih susah

dari sekian ratus juta jiwa penduduk indonesia, coba kita tebak berapa penduduk berkategori miskin. dari sekian ratus juta jiwa penduduk indonesia, coba kita tebak berapa penduduk yang berkategori perokok aktif.

saya yakin… meski saya tidak punya data valid… minimal 10%-nya adalah penduduk berkategori miskin dan merupakan perokok aktif! maaf ya… tapi sudah miskin, masih saja merokok! apa tidak sayang uangnya dibakar begitu saja? dan dari berbagai berita yang pernah muncul, disebutkan bahwa 50% penerima BLT menggunakan uang itu untuk beli rokok!

lah dengan kondisi seperti itu kok bisa-bisanya mementingkan kepulan asap dari mulutnya daripada kepulan asap dapurnya. kalaupun sudah terpenuhi, sepertinya kebutuhan lainnya seakan terlupakan. terlebih kebutuhan masa depan anak-anaknya.

tapi ini semua hanya opini pribadi saya. yang semuanya dipicu oleh keadaan sekitar saya yang sangat mudah sekali saya temui. terutama ketika saya mudik ke kampung halaman. banyak sekali saudara saya, yang tiap harinya adalah buruh tani, masih saja merokok meski seringkali mengeluhkan himpitan ekonomi yang menimpa keluarganya.

sering saya tanya, kok masih saja seperti itu… jawabnya sederhana. nek ra ngrokok malah ra iso mikir golek duit le…

terlebih kalau melihat acara kendurenan atau hajatan di kampung. yang namanya honor untuk peladen atau pelayannya adalah uang sekedarnya dan minimal sebungkus rokok. rokok pun dengan mudahnya ditemui di tiap meja tamu. nah… kalau sudah seperti ini, maka dengan mudahnya rokok akan dikenal di usia yang lebih dini.

padahal itu dikampung loh… pelosok di salah satu sudut kota ngawi yang tingkat kesejahteraannya masih perlu ditingkatkan lagi.

saya pribadi berharap… tulisan saya ini semoga memang tulisan emosional dari saya pribadi. tapi kalau memang ada benarnya… mari kita renungkan dan upayakan agar kondisi yang lebih baik bisa terjadi. kalau memang semua tulisan saya tidak pada tempatnya… monggo diabaikan. lha wong ini adalah murni opini pribadi saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s