aturan larangan merokok tidak berlaku di DPR…

bwahahahahahaha… ngakak sampai guling-guling baca berita di detik.com hari ini.

Tidak ada aturan yang melarang anggota DPR merokok di ruang rapat yang semuanya ber-AC. Anggota DPR bebas merokok di mana pun karena Pergub larangan merokok tidak dianggap berlaku di DPR.

“Kalau di DPR itu kan memang tidak ada larangan merokok di dalam ruang rapat karena itu hanya diberlakukan di tempat umum seperti rumah sakit atau pusat perbelanjaan,” ujar Wakil Ketua DPR, Pramono Anung, kepada detikcom, Jumat (15/10/2010)…

definisi tempat umum itu apa sih? kalau dari situs http://kamusbahasaindonesia.org, arti kata umum adalah untuk orang banyak atau khalayak ramai.

nah, sekarang kalau dibilang aturan merokok itu tidak berlaku di gedung DPR dan hanya berlaku di tempat umum… IMHO, kok sangat egois ya? terkesan kalau gedung DPR yang ber-AC itu tidak diperuntukkan untuk rakyat. padahal secara pengertian perwakilan rakyat, harusnya beliau-beliau itu paham dan mengerti artinya. jangan seenak udelnya bilang kalau aturan itu tidak berlaku di gedung DPR. lha wong yang ada digedung DPR orangnya bukan cuma itu-itu saja, terlepas dari yang bekerja sebagai pegawai disana. tetapi seperti tamu dan wartawan (tentunya yang mempunyai ijin akses), bahkan anggota DPR itu sendiri, kan pastinya tiap periodik ganti dengan yang lain.

apa itu tidak bisa disebut tempat umum???

kecuali kalau beliau-beliau ini merokok di rumahnya sendiri, dikamarnya sendiri yang ber-AC dan luas serta nyaman itu… ya silahkan saja. lha wong hasil jerih payahnya sendiri. mau nantinya rusak atau kotor, ya itu urusannya sendiri.

lha ini di gedung DPR dengan fasilitas dan tetekbengeknya yang dibiayai dari pajak rakyat… dianggap milik pribadi??!?!?!?!?

kalau mau dibandingkan dengan kondisi di pabrik tempat saya bekerja, hanya ada 1 ruangan khusus yang disediakan untuk merokok dengan ukuran 2 x 1.5 m. dan hanya disitulah tempat untuk merokok. tidak ada ditempat lainnya!!! kalau ketahuan, maka sanksinya jelas!

lah ini ditempat pembuat undang-undang… pembuat peraturan… mosok pengelola gedung tidak bisa bikin aturan sistem reward punishment yang simple??? dipertanyakan dong kualitasnya🙂 atau takut terkena imbasnya?

mbuh wes… gak ngerti dengan jalan pikiran orang-orang yang katanya cerdas dan terdidik semua ini…

mending kayak begini saja. jadi buruh pabrik… bebas ngomong sembarangan… tapi tetap ikut aturan yang berlaku di pabrik dan negeri tercinta ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s