semoga PT KA bisa mengambil hikmah dari kecelakaan kereta api di stasiun petarukan, pemalang

dan tak lupa, kami mewakili segenap kru yang bertugas, memohon maaf atas keterlambatan perjalanan kereta api anda

itu kata-kata yang sangat saya benci kalau kereta api, kebetulan kelas eksekutif, yang saya naiki dari kampung halaman datang di jakarta. begitu juga sebaliknya. berulang-ulang. dengan kereta yang berbeda-beda pun, pasti kata-kata itu tidak pernah lupa untuk disampaikan oleh pramugara atau pramugari, melalui audio di tiap gerbong kereta. seolah-olah kata-kata itu sudah terprogram dengan rapi dan “didoktrinkan” kepada para karyawannya oleh PT KAI.

ingin sekali, entah itu satu kali atau dua kali (kalau saya naik kereta api), kata-kata itu tidak terdengar. pasti saya yakin rasanya damai sekali di hati. yang namanya jengkel pasti hilang. yang namanya dongkol pasti hilang juga. dan saya yakin semua pihak juga akan merasa tenang. penumpang tidak marah-marah, para staff atau kru kereta juga tidak diomel-omeli oleh penumpang… pasti mantab deh🙂

tapi kok sampai sekarang, tidak ada kesan untuk berubah ya? sampai akhirnya ada kejadian tragis di stasiun petarukan, kecelakaan KA senja utama dengan KA Argo Bromo. belum lagi kejadian di stasiun wonosari, solo dengan KA gaya baru serta KA bima dalam hari yang sama. apakah PT KA masih akan terus menerus menyampaikan maaf? apa tidak malu?

lha wong, kata ustadz di pengajian tempo hari, kalau kita bermaaf-maafan, kita harus bertemu muka. harus ikhlas. harus ngobrol. dan harus ada itikad untuk tidak mengulangi kesalahan. kalau semua sudah ada, tinggal perwujudannya yang juga harus ada. jangan sampai hanya ada dimulut saja.

saya sangat berharap, semoga dengan adanya niat perubahan yang tertanam di masing-masing staff KA sebagai frontliners, dan manajemen PT KA sebagai pimpinan, dapat mewujudkan kondisi yang nyaman dan aman buat para konsumen PT KA.

seperti yang saya baca dari kompas edisi hari ini, komentar dari orang tua korban yang berharap

semoga hal ini tidak terjadi kepada keluarga yang lain

sangat menyentuh hati. beliau berharap ini adalah kejadian terakhir di industri transportasi massal di indonesia. dan beliau juga berharap adanya perubahan di tubuh PT KA, baik dari level frontliners sampai level manajemen, sehingga dapat meminimalisasi kejadian serupa seperti yang menimpa keluarganya yang menjadi korban kecelakaan KA di stasiun petarukan.

saya turut bersedih dan berbela sungkawa terhadap semua korban kecelakaan KA di stasiun petarukan dan stasiun wonosari, baik yang meninggal maupun luka. semoga apa yang kita inginkan bersama dapat terwujud. amien

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s