benarkah tabung gas 3kg ber-SNI?

Saat membeli, masyarakat diminta untuk memilih tabung gas yang kondisinya baik. Yakni mutu pengelasannya baik dan mulus, tanpa penyok, tanpa karatan, goresan, cungkilan, dan tonjolan. Lalu perhatikan, apakah juga terdapat logo SNI alias Standar Nasional Indonesia. Pastikan juga segel plastik dalam keadaan baik. Jika segel plastik lepas, karet pengaman masih ada dan dalam keadaan elastis, tidak longgar, aus, atau robek…

sepenggal kalimat diatas adalah kutipan dari paragraf pertama berita yang saya baca dan ambil dari situs http://www.bsn.go.id. monggo diklik.

berita itu malah membuat saya penasaran dengan pelabelan SNI di tabung gas 3 kg. kok terkesan asal-asalan dan mudah untuk dibajak ya?

monggo dicermati kata-kata “mutu pengelasan baik dan mulus”… lah kalau memang ber-SNI, seharusnya hal ini diatur dengan jelas (silahkan klik tulisan ini). dan pastinya harus melalui proses QC yang sangat ketat dari produsennya.

apalagi kata-kata “…tanpa penyok, tanpa karatan, goresan…”. apa pihak yang terkait tidak melihat atau menyadari kalau handling dari tabung gas 3kg ini yang sangat buruk. monggo dicermati di agen-agen pertamina. saya melihat dengan mata kepala saya sendiri, kalau di salah satu SPBU di jalan pajajaran dan gadog, bogor, handling dari tabung gas 3kg ini benar-benar “luar biasa”.

dengan entengnya (karena memang sangat ringan), tabung gas 3kg yang kosong, dilempar dari mobil pickup ke dalam area penyimpanan tabung gas 3kg yang kosong di salah satu sudut SPBU. lah kalau seperti itu, apanya yang tidak penyok… apanya yang tidak muncul goresan, yang ujung-ujungnya bakal berkarat!

terlebih kata-kata ini “…apakah juga terdapat logo SNI alias Standar Nasional Indonesia…”. apa jaminannya kalau tabung gas 3kg yang sudah ber-SNI ini aman dan asli. terus bedanya dengan tabung gas 3kg yang palsu apa??!! lah wong tulisan SNI itu mudah sekali dibuat. tinggal buat cetakan tulisan SNI, dan ditekan (press) ke plat atau lempengan baja. mudah sekali.

kenapa tidak dibuat seperti label SNI yang ada di helm-helm akhir-akhir ini. dengan bentuk emboss (timbul dari permukaan), pastinya akan membuat para pemalsu tabung gas 3kg berpikir ulang untuk melakukan pemalsuan.

kenapa? karena dengan bentuk lempeng plat yang di-roll menjadi lingkaran dengan diameter tertentu, pemberian label SNI dipastikan dengan mencetak dengan press di permukaannya.  berbedda dengan label emboss SNI, yang hanya bisa dibuat dengan mencetak atau melalui proses tuang (casting). dan apabila dibuat dengan proses casting, maka proses welding (las) untuk penyatuan plat baja ini bisa dihilangkan. karena dengan proses casting, satu bentuk tabung utuh bisa dibuat dalam satu tahap.

sehingga dibutuhkan biaya yang sangat besar untuk membuat tabung gas 3kg palsu. dan pastinya tidak semua pihak mampu untuk melakukan praktek pemalsuan tabung gas 3kg ini, yang saya yakin kalau dengan proses pembuatan tabung gas 3kg yang sekarang ini (plat yang di-roll) bengkel teknik di pinggir jalan pun bisa melakukannya.

IMHO🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s