curhat… pergantian merek susu formula untuk balita

hampir satu bulan ini, si kecil berganti merek susu formula lagi. yah… berhubung umurnya yang menginjak ke 2,5 tahun, saya dan istri tidak terlalu takut untuk bereksperimen perihal pergantian merek susu formulanya lagi.

kondisi berbeda yang pernah saya alami ketika si kecil berumur kurang dari 1 tahun. saya ingat sekali, saat itu si kecil di vonis alergi susu sapi. jadi pilihan saya hanya terbatas kepada susu kedelai (soya) ataupun susu hypoalerginic (kadar protein sapi di minimalkan, sehingga tidak menimbulkan alergi). berhubung hanya ada 2 pilihan, maka saya memutuskan untuk mencoba susu soya.

hasilnya adalah pup si kecil yang cenderung keras. selain itu tidak ada efek lain yang menurut saya membahayakan kesehatan si kecil. terlebih saat itu, vonis lain dari dokter pun muncul. si kecil dikuatirkan mengalami penyempitan usus, sehingga seringkali makanan (baca : susu) yang masuk, akan keluar lagi karena mengalami “antrian” untuk masuk ke usus.

tetapi saat itu saya dan, terutama, istri masih keukeuh untuk menggunakan susu soya. apalagi istri yakin kalau semua itu hanya fase awal dari proses tumbuh kembang si kecil. selain itu, ada pemikiran kalau berganti-ganti merek susu formula, dikuatirkan akan mengganggu kesehatan si kecil, terutama di pencernaannya. daripada mengambil resiko yang cukup besar, akhirnya saya bertahan menggunakan susu soya.

kondisi sekarang ini, si kecil sudah berganti merek susu formula sapai 3 kali dalam waktu hanya 2 bulan. dan alhamdulillah, sampai sekarang tidak ada permasalahan di perncernaannya.

beberapa usaha saya lakukan agar si kecil tidak merasa kalau terjadi pergantian merek susunya. berhubung ini pendapat dan pengalaman pribadi, monggo saja kalau mau didebat🙂

  • beli susu formula merek lain dalam kemasan terkecil. hal ini untuk mengantisipasi keengganan si kecil untuk minum susu formula merek lain.
  • usahakan rasa susu formula yang digunakan masih sama. susu formula rasa vanila, jangan langsung diganti dengan rasa coklat, misalnya. eski coklat adalah makanan kegemarannya, jangan disamakan dengan rasa pada susu formulanya.
  • usahakan tingkat rasa manis susu formula dalam taraf sedang atau sama seperti susu sebelumnya. dalam artian, jangan terlalu manis, karena bisa membuat si kecil merasa eneg.
  • untuk pemberian pertama, berikan dalam takaran minimal 50cc. hal ini dimaksudkan agar si kecil beradaptasi terhadap rasa baru yang berbeda dengan susu formula sebelumnya.
  • cek bentuk pupnya. kalau keras, ada kemungkinan susu formula terlalu kental. kalau terlalu lembek atau bahkan cenderung cair, maka pencernaannya tidak bisa menerima komposisi susu formulanya.
  • kalau tidak ada permasalahan, segera tentukan susu formula yang akan seterusnya diberikan kepada si kecil.

2 thoughts on “curhat… pergantian merek susu formula untuk balita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s