perhitungan injection pressure dan pemilihan tonnase mesin

terdapat berbagai macam brand mesin injeksi HPDC. terdapat berbagai macam ukuran dan terdapat berbagai range tonnase (pressure) mesin yang tersedia. jadi, sebagai seorang designer, kita sangat-sangat memiliki opsi yang berlimpah untuk menentukan atau mendesain kekuatan dies yang dibutuhkan.

kebetulan (dan pastinya ini kekurangan ilmu saya), beberapa design dies HPDC yang saya analisa, diperuntukkan di mesin TOSHIBA J-MS series. apa artinya J-MS series  ini? maaf bro, saya kurang begitu paham juga :) tetapi pada dasarnya, perhitungan tonnase mesin ini merupakan suatu perhitungan yang common untuk semua mesin yang tersedia.

bagaimana cara perhitungannya?

pengertian termudah adalah dengan menghitung jumlah hasil perkalian antara casting pressure yang akan diterima oleh dies dengan casting area yang ada di dies (tepatnya di cavity). dan dicompare, apakah dibawah tonnase mesin yang diinginkan atau melebihi.

casting pressure (kgf/cm2) x casting area (cm2) < tonnase mesin (kgf)

kalau masih dibawah tonnase mesin, maka disimpulkan bahwa dies yang nantinya akan dibuat bisa digunakan di mesin yang disediakan.

kalau melebihi tonnase mesin, maka hanya ada dua cara. yang pertama, naik kelas. pindah ke mesin dengan tonnase yang lebih besar. yang kedua, harus ada perubahan di komponen casting pressure atau casting area.

acuan apakah perhitungan kita sudah masuk kriteria atau belum adalah, hasil perhitungan ini harus berada di sekitar 75% – 95% tonnase mesin. selama masuk range itu, bisa dipastikan dies yang akan kita gunakan di mesin tersebut akan sesuai.

sedangkan cara perhitungan casting pressure, dipengaruhi oleh penentuan dimensi plunger tip dan penentuan spesifikasi mesin HPDC. acuan standarnya adalah casting pressure diharapkan berada di dalam range 500 – 1000 kgf/cm2. diluar itu, kalau terlalu rendah, part yang dihasilkan tidak akan optimal. kalau terlalu tinggi, life time dies akan berkurang secara signifikan.

casting pressure (kgf/cm2) =  [ booster area (cm2) / plunger tip area (cm2) ] x accumulator pressure (kgf/cm2) x 0,9 (konstanta)

sementara cukup sekian artikelnya. semoga berguna, walau saya yakin masih kurang mendalam bahasannya.

One thought on “perhitungan injection pressure dan pemilihan tonnase mesin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s