curhat… suntuk!!!

satu persatu teman seperjuangan saya mulai menghilang di bumi jakarta. kembali ke jalan yang benar, yaitu pulang ke kampung halaman tercinta. alhamdulillah. loh kok??? bukan ada maksud lain. itu semua karena mereka-mereka sudah “sadar” akan keganasan kota megapolitan ini. sadar akan potensi-potensi kegilaan yang bakal muncul apabila tetap berada di ibukota ini🙂

becanda sih… tapi kalau ditelaah lagi, memang sudah seharusnya seperti itu. bukannya mau menurunkan tingkat persaingan di ibukota, tetapi lebih kepada habit atau kebiasaan yang pastinya akan berubah jauh apabila dibandingkan dengan kondisi ketika masih berada di daerah.

terbukti sekali terhadap kondisi saya. emm… mungkin contoh yang paling mudah adalah skil berkendara, baik itu sepeda motor atau mobil.

dulu… dulu banget, ketika saya masih sekolah di daerah madiun dan dilanjutkan ke malang.

yang namanya naik sepeda motor, pasti dijalur kiri karena memang hanya ada 1 jalur🙂 dan yang pasti, trotoar itu hanya khusus pejalan kaki, yah kalaupun berbagi, ya dengan pedagang kaki lima. tidak ada motor yang lewat di trotoar. tidak ada namanya pejalan kaki yang mengalah kepada sepeda motor.

setahu saya, hanya di kota-kota besar yang cenderung mulai ada perubahan. apalagi di ibukota ini. lampu lalu lintas menyala denga lantangnya… MERAH!!! yang terjadi apa… tetap saja sepeda motor nyelonong dengan seenaknya. zebra cross hanya asesories wajib di jalan. marka jalan hanya hiasan saja. bahkan akhir-akhir ini banyak marka jalan yang hilang. mungkin si marka jalan merasa percuma… “ngapain gw nongkrong ditengah jalan gini… mending gw pergi aja”.

kira-kira penyebab hal ini apa yah? apa karena terlalu banyak budaya yang bercampur? apa karena kemajemukan penduduknya yang akhirnya terjadi kompromi-kompromi “kecil”? saya rasa tidak juga. apakah mayoritas pendatang membawa efek buruk terhadap budaya di ibukota? pasti tidak. karena budaya mereka pasti sama baiknya dengan budaya asli di ibukota.

lah terus apa? saya sendiri juga tidak tahu🙂 karena (kalau menurut saya) masalah ini sudah sedemikian kompleksnya. dan kalau saya ngomong masalah ini, kompetensi saya tidak di bidang ini sama sekali.

2 thoughts on “curhat… suntuk!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s