sabar…

sabar…

kelihatannya kata-kata itu seringkali diucapkan oleh seseorang yang memberi nasehat kepada teman atau saudara atau rekannya, apabila terjadi suatu permasalahan atau musibah yang menimpanya. kata-kata yang sederhana, simpel dan ringan sekali pengucapannya. tapi sangat dalam maknanya dan sangat susah pegamalannya.

seperti yang baru saja saya alami ketika sedang makan siang. sedang asyik-asyiknya menunggu giliran untuk mengambil lauk… eh tiba-tiba ada seseorang yang langsung saja menyerobot antrian dan mengambil lauk. begitu saya lihat… eh ternyata teman sendiri. langsung, emosi yang sempat naik, turun dengan sendirinya.

kalau berkaca dari kejadian tadi, mungkin kesabaran kita bisa dimunculkan apabila kita bisa memaklumi kondisi yang terjadi. tetapi bagaimana kalau hal itu terjadi di luar pemahaman dan pemakluman kita terhadap kondisi yang ada… jujur saya tidak bisa membayangkan, betapa tidak enaknya, betapa tidak nyamannya, betapa tidak tertahankannya emosi yang muncul dari dalam diri kita.

cara paling mudah untuk melakukan tes terhadap kesabaran kita sebenarnya sering kita temui… bahkan selalu kita temui, terutama yang berada di daerah jakarta dan sekitarnya. silahkan ditebak dan pasti mudah untuk mencari tahu jawabannya, yaitu… kemacetan!!!

berapa kali teman-teman sekalian dan terutama saya, menggerutu… gerundel… sampai akhirnya sumpah serapah keluar dengan bebas dari mulut kita. berapa kali emosi kita naik tanpa terkontrol… melihat orang lain mengendarai kendaraannya dengan serampangan… dengan gegabah. dan berapa kali kita mengikuti tindakan-tindakan, yang tadinya menurut kita, egois… serampangan… semau gue

yah… mungkin itu PR bagi saya pribadi tentang bagaimana kontrol diri dan memunculkan sifat sabar yang sebenar-benarnya… sabar yang ikhlas… dan sabar yang terpatri di dalam hati yang paling dalam. kalau ada dari teman sekalian yang mempunyai trik atau kiat-kiat khusus untuk mengatasi hal ini, saya sangat berterima kasih atas sharing dan pendapatnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s