curhat… ketika ekstraksi cerumen (earwax) telinga

ketika menjelang tidur, si kecil seringkali menangis sambil memegang telinga, terutama telinga bagian kanan. saya pikir… ah biar saja dulu. karena begitu diberi minum susu, pasti si kecil langsung diam dan tidur dengan pulas. tapi begitu bangun di pagi harinya, si kecil langsung menangis dan tetap memegang telinga bagian kanannya (informasi dari bunda-nya… karena saya sudah berangkat bekerja).

kuatir ada efek lain, bunda langsung bawa si kecil ke dokter umum, di dekat rumah, kebetulan cuma selisih 2 rumah🙂 dan setelah konsultasi dan dilakukan pemeriksaan, ternyata cerumen atau earwax atau kotoran telinganya, sudah mengeras dan menimbulkan radang. memang kondisi pagi hari, badan si bocah agak panas alias sumeng. wuihh…  benar-benar kaget ketika dengar informasi ini😦

memang sih, sejak bayi, telinga bagian kanan ini susah untuk dibersihkan. selalu saja si kecil menolak, rewel dan menangis kalau telinga kanannya dibersihkan. dan ternyata akibat dari penolakan si kecil berupa cerumen yang sudah mengeras ini.

karena ini berhubungan dengan telinga, maka tetangga meyarankan untuk dirujuk ke dokter THT. langsung saja diiyakan oleh bunda-nya. “iya deh dokter, daripada ada apa-apa.”

begitu ada informasi ini, saya langsung meminta ijin untuk pulang cepat. begitu sampai rumah, ternyata kondisi si kecil, bisa dibilang, sudah baikan. dalam artian sudah tidak rewel lagi dan malah mengajak bermain. haduh… dasar bocah🙂 dan dengan segala bujuk rayu… akhirnya si kecil mau untuk diajak bermain ke RSIA Hermina. “iya dik… nanti disana main prosotan sama ayah ya.” eh, si bocah cuma bilang, “iya… ara main yah.”🙂

sampai di RSIA, si kecil memang bermain prosotan di sana. memang oleh pihak RSIA disediakan alat permainan prosotan, meski kecil, tapi cukup membantu para ayahbunda untuk mengalihkan perhatian buah hatinya yang sedang rewel ketika mengantri untuk periksa atau konsultasi. setelah puas bermain, kebetulan tiba giliran si kecil untuk diperiksa oleh dokter THT.

setelah mendengar informasi dari bunda-nya, langsung dokter mengambil tindakan untuk memeriksa kondisi telinga si kecil. secara fungsi memang tidak ada masalah, tetapi secara kondisi di dalam telinganya, itu yang diperiksa oleh dokter THT-nya.

saya diminta untuk duduk di kursi periksa, memangku si kecil dan menjepit kaki-nya serta memegang kedua tangan-nya. sedangkan bunda-nya diminta untuk menahan kepala si kecil agar tidak terlalu banyak gerak. secara teori sih… saya dan istri sudah melakukan yang diminta dokter THT-nya. tapi dalam prakteknya… tenaga si kecil seakan keluar tanpa batas. kaki dan tangan-nya meronta-ronta. terpaksa minta bantua suster deh🙂

setelah si kecil lemas tak berdaya🙂 dokter langsung menyemprotkan cairan ke dalam telinga si kecil. setelah itu dokter mengambil semacam pipa kecil yang digunakan untuk menyedot (ektraksi) cerumen telinga. tidak pakai lama… langsung keluar cerumen telinga kanan si kecil, yang berwarna coklat kehitaman, berbentuk pipih dan sudah mengeras… dengan luasan sebesar kuku jari kelingking!!! gila!!! sampai seperti itu kondisi telinga si kecil. subhanallah!!!

karuan, saya dan istri minta perlakuan yang sama untuk telinga kiri si kecil. dan hasilnya… ada cerumen yang terangkat dengan dimensi yang cukup kecil. tapi… cukup merinding juga melihatnya. karena telinga kiri si kecil paling sering dibersihkan oleh bunda-nya. tapi kok masih ada cerumen yang mengeras di bagian dalamnya???

tanya kenapa??? ah… itu nanti saja. yang terpenting adalah kondisi telinga si kecil sudah bersih dan si kecil tidak merasaka sakit di telinga-nya. alhamdulillah🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s