curhat… cerita perjalanan (part1)

tanggal 1 nopember 2009 adalah hari minggu…🙂 yup… dan pada hari minggu itulah hari keberangkatan kedua orang tua saya ke tanah suci mekkah untuk menunaikan rukun islam yang terakhir… alhamdulillah.

semoga menjadi haji mabrur dan pulang kembali ke rumah dengan kondisi yang lebih segar, lebih sehat dan membawa kebaikan bagi lingkungan sekitar… amien!!!

saya masih ingat ketika kedua orang tua saya meminta saya untuk bisa pulang dan ikut mengantarkan beliau berdua perjalanan dari rumah untuk berkumpul di pendopo kabupaten, tempat berkumpulnya calon jamaah haji di kabupaten tercinta ini, dan kemudian ikut melepaskan kepergian beliau ke asrama haji di surabaya

“iso opo ora le…? usahake iso yo le…” itu kata-kata yag terucap dari bapak dan ibu ketika akan menutup pembicaraan melalui hp.

nah… bagaimana gak miris hati kedua orang tua ketika saya malah berucap “maaf”… atau “waduh… mboten saged wangsul niku”. nah setelah berdiskusi dengan istri… akhirnya dengan berat hati saya tidak mengikutsertakan istri dan anak dalam perjalanan pulang ini. dikarenakan waktu yang memang mepet dan adanya keperluan  istri di bogor.

so… dengan segala daya upaya, kebulatan tekad dan semangat juang… (lebay mode on) akhirnya saya merencanakan pulang kampung hari jumat sore dan kembali ke bogor hari minggu siang. setelah rencana disusun matang-matang, langsung diupayakan membeli tiket untuk pulang kampung… dan itupun “hanya” tiket bis malam🙂

kenapa…??? karena pertimbangan tidak akan merepotkan orang-orang dirumah ketika saya pulang. kalau saya pulang dengan bis malam, nantinya akan turun persis di depan rumah. nah… kalau saya pilih naik KA, bakalan minta tolong dijemput di stasiun madiun. karena kedatangan KA di madiun biasanya masih pagi-pagi buta (sebelum subuh). apalagi pesawat… pilihan rute hanya surabaya atau yogyakarta. terus perjalanan ke ngawi??? tambah repot lagi… selain itu juga karena pertimbangan ongkos perjalanan sih🙂

nah singkat cerita, perjalanan dimulai jumat sore pukul 16.15 selepas pulang kerja. dengan bis malam yang terus melaju tanpa hambatan berarti, akhirnya sampai juga ke kota kecilku ini. waktu masih menunjukkan pukul 05.15, cukup cepat dan lumayan tepat waktu. ketika sampai di rumah, waktu menunjukkan pukul 05.40… maklum rumah orang tua tidak berada di tengah kota, tapi di dusun dekat perbatasan ngawi dengan magetan.

begitu turun dari bis dan masuk ke rumah, ternyata kedua orang tua sedang ke pasar, dan kakak juga ikut keluar. yah… niatan ingin membuat kejutan, eh malah terkejut sendiri.🙂 but… thats okay lah. yang peting sudah sampai rumah dengan selamat. alhamdulillah.

setelah bersih-bersih badan… pas kakak sudah pulang. tidak lama kemudian, orang tua juga datang. yah jadilah acara kangen-kangenan sebentar sebelum aktifitas meyambut para tamu dilakukan🙂 mungkin sudah menjadi kebiasaan… kalau ada yang mau berangkat haji, pasti akan banyak orang yang bertamu ke rumah. tujuan akhirnya sih bisa diduga…🙂 tapi ternyata tidak semuanya punya tujuan yang sama.

sekitar pukul 09.00, mulailah berdatangan teman-teman dari bapak atau ibu yang datang silih berganti. tetangga sekitar pun tidak lupa ikut meramaiakan suasana. saudara-saudara dari bapak dan ibu, juga mulai datang. benar-benar penuh sesak di rumah. tapi mungkin suasana inilah yang saya rindukan. berkumpul dengnan keluarga besar… selain momen lebaran. tapi sayangnya minus istri dan anak.

dan yang paling saya ingat dari sekian tamu yang datang ke rumah, ada teman ibu yang menitipkan sejumlah uang (dalam bentuk real) untuk diberikan atau disumbangkan ke fakir miskin di tanah suci. subhanallah!buat saya, itu sangat wah… menakjubkan. karena mungkin tidak banyak orang yang berpikiran seperti itu ketika bertamu ke para calon haji yang akan berangkat. termasuk saya… yang pastinya malah akan titip doa untuk kepentingan pribadi dan keluarga saya sendiri.😦

dan setelah gelombang tamu mulai berangsur-angsur surut, waktu sudah menunjukkan pukul 21.00 lewat. sudah waktunya untuk merebahkan diri dan beristirahat. karena menurut rencana, keberangkatan bapak dan ibu dari rumah ke pendopo ngawi sekitar pukul 05.30an.

bersambung…🙂

One thought on “curhat… cerita perjalanan (part1)

  1. Ping-balik: curhat… cerita perjalanan (part2-habis) « diviarsa's blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s