tips menggunakan deodoran atau antiperspirant

berhubung berat badan si kecil meningkat cukup drastis, ketika sedang refreshing atau jalan-jalan dengan keluarga kecil ane, seakan-akan “berkurang nikmatnya”.🙂 bagaimana tidak, ketika si kecil sudah capek berjalan, otomatis doi langsung meluk kaki ane atau istri sambil bilang “aik… aik…” yah, kurang lebih artinya minta digendong-lah.

permasalahan muncul ketika sedang menggendong si kecil.🙂 bukannya ane mengeluh, tapi dengan berat badan-nya yang sudah lumayan membuat pegal badan, si kecil tetap minta digendong. wajar sih, karena doi juga sudah capek berjalan. alhasil, setelah beberapa lama, mulai lah keringat membanjir di tubuh ane atau istri (bergantian boss… capek euy). tapi it’s okay… ane sudah pakai deodoran… antiperspirant… parfum… atau apalah istilahnya. so ane yakin tidak akan menimbulkan “masalah” alias BB🙂

berikut ini beberapa tips yang ane pernah baca di website, terkait penggunaan deodoran atau antiperspirant dengan tepat. semoga ini membantu mengatasi permasalahan anda-anda yang berpotensi BB🙂

  • jika produk yang digunakan tidak bekerja maksimal ketika hanya digunakan pada pagi hari, coba pakai pada malam hari sebelum tidur.
  • biarkan produk tersebut melekat pada kulit minimal enam hingga delapan jam.
  • pastikan kulit kering saat menggunakan produk antiperspirant.
  • untuk hasil maksimal, dapat menggunakan pengering rambut (hair dryer) untuk membantu mengeringkan dengan setting “cool”.
  • hindari membasahi kulit dengan air sesaat sebelum menggunakan produk antiperspirant.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s