curhat… boneka buat balita

ketika bersih-bersih rumah… en coba relayout gudang…🙂 jadi nemu setumpuk boneka yang dah dikemas rapi… dibungkus plastik en dimasukin ke kardus… bundanya si kecil pas liat itu… langsung aja berseru… “wah rupanya di sini yah… kenang-kenangan masa pacaran dulu nih…”

heeehhh!!! lha pas pacaran padahal gak pernah kasih boneka e… pas pacar keberapa nih??? keruan bundanya senyam-senyum… “hihihihihi… maaf ayah.” wah… bener-bener deh bunda nih…🙂

abis beres-beres… boneka-boneka langsung di bersihin… ada boneka beruang… boneka monyet… ma boneka singa… en smuanya da tulisan i luv u… hadah!!! bener-bener deh masa muda-nya🙂

begitu kasih liat ke si kecil… respon pertama si kecil cuman bilang… tatah… tatah… mangsud e gajah… gajah… maklum… si kecil dah punya boneka gajah… hadiah ultah. en paling seneng kalo liat gajah beneran… gak bosen-bosennya nunjuk tuh binatang… mangkanya si kecil paling fasih kalo bilang gajah.

palagi liat boneka singa… karna bulu-bulunya banyak… dia seneng banget… dijambak-lah… tarik sana… tarik sini-lah… palagi sambil teriak-teriak… huhhhh… nggemesin poolll!!!

btw… abis browse ke ayahbunda-online. en nemu artikel tentang boneka… sebenernya buat 2 tahun sih… but gak papa lah… buat nambah pengetahuan🙂

berikut artikelnya…

Boneka memang merupakan mainan sepanjang zaman. Mainan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengasah perkembangan kemampuan anak.

Imajinasi dan kreativitas

Boneka adalah mainan yang dapat mengasah perkembangan emosional anak. Ia bisa memeluk, membelai atau mengajak bicara bonekanya. Boneka juga dapat memberi dukungan sosial pada anak; misalnya saat dia sedih, atau menenangkannya ketika sakit.

Bagi si kecil, boneka itu hidup seperti dirinya. Melalui bonekanya Anda bisa mengajarkannya untuk tidak melakukan kekerasan dengan memintanya tak mengasari si boneka; semisalnya memukul atau melempar bonekanya dengan suatu benda.

Selain itu bermain boneka dapat mengembangkan daya imajinasi dan kreativitas anak Koordinasi motorik halusnya pun terasah saat si 2 tahun melepas dan memakaikan baju pada bonekanya.

Ketika si kecil enggan makan, Anda dapat menggunakan boneka untuk mendorongnya melakukan sesuatu yang lebih baik jika ia lakukan. Anda bisa mengatakan, “Tuh Bonbon saja mau makan, masa kamu enggak?” Atau, Anda ajak si kecil makan bersama bonekanya.

Boneka tepat

Bermain boneka, tugas perkembangan anak tampaknya komplet terasah. Meski begitu, orang tua mesti mencermati boneka yang digunakan. Boneka itu mestilah boneka yang pas untuk anak usia 2 tahun yaitu:

  • Boneka manusia atau bayi yang memiliki rambut, mata, kaki, dan tangan dengan jari lengkap
  • Bahannya ringan dan lembut. Hindari bulu-bulu agar tidak terhirup anak
  • Besar boneka tidak melebihi besar tubuh anak
  • Bagian-bagian boneka tidak mudah lepas agar tidak tertelan

cukup menarik kan??? en yang pasti… pengetahuan ane dah nambah sedikit🙂

salam…

      Tinggalkan Balasan

      Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

      Logo WordPress.com

      You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

      Gambar Twitter

      You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

      Foto Facebook

      You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

      Foto Google+

      You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

      Connecting to %s