curhat… disentri amoeba

hhmmmmfff… benar-benar hari yang melelahkan karena si kecil sedang sakit. sudah dari kamis malam sampai hari ini, si kecil diare. padahal berat badan mulai bertambah. nggak terlalu drastis tapi cukup lumayan pertambahan berat-nya. sakit flu dan batuk juga mulai sembuh, eh malah kena diare alias mencret.

tapi setelah diperhatikan, diarenya ini agak berbeda. biasanya kalau si kecil diare, pembawaannya lemas, kurang aktif, menangis terus dan nggak mau makan-minum. 

yang ini malah kebalikannya. si kecil aktif sekali, nggak lemas, makan dan minum, alhamdulillah, tetap lancar. malah berat badan-nya cenderung naik. dan ketika membersihkan pup-nya ternyata berlendir dan ada darahnya!!!

daripada tambah bingung, langsung saja daftar ke RSIA dan konsultasi ke DSA.

menurut DSA, kondisi ini bukan diare, tetapi sudah dalam tahapan disentri.

  • diare didefinisikan sebagai pengeluaran tinja yang lunak atau cair tiga kali atau lebih dalam satu hari.
  • disentri didefinisikan sebagai diare yang disertai darah dalam tinja.

dan penyebab disentri ini adalah entamoeba histolytica. karena entamoeba histolytica adalah protozoa usus, makhluk ini hidup di usus besar manusia. apabila terdapat kondisi yang memungkinkan, bakteri ini dapat berubah menjadi patogen (membentuk koloni di dinding usus, menembus dinding usus menimbulkan ulserasi) dan menyebabkan disentri amoeba.

jadi, disentri amoeba adalah penyakit infeksi usus besar yang disebabkan oleh parasit usus entamoeba histolytica.

sedangkan upaya pencegahan penyebaran kuman patogen, harus dilihat dari karakteristik penyebarannya. berbagai kuman penyebab diare disebarkan melalui jalan orofekal seperti air, makanan dan tangan yang tercemar. sehingga upaya pemutusan penyebaran kuman penyebab harus difokuskan pada cara penyebaran ini, seperti :

  1. pemberian ASI eksklusif pada bayi umur 4-6 bulan.
  2. menghindarkan penggunaan susu botol.
  3. memperbaiki cara penyiapan dan penyimpanan makanan pendamping ASI (untuk mengurangi perkembang biakan bakteri).
  4. penggunaan air bersih untuk minum.
  5. mencuci tangan ( sesudah buang air besar dan membuang tinja bayi, sebelum menyiapkan makanan atau makan).
  6. membuang tinja termasuk tinja bayi secara benar.

setelah mendengar diagnosa DSA, langsung saja si kecil diminta untuk melakukan test lab. untuk memastikan kondisi si kecil benar-benar terkena disentri amoeba atau tidak.

dan ketika mengambil sample, si kecil tidak boleh menggunakan diapers, karena diapers ini bersifat menyerap cairan, sehingga dikuatirkan sample yang diambil kurang sesuai dengan kebutuhan.

esok harinya, setelah ambil sample fesesnya si kecil, langsung saja ane ke RSIA menyerahkan sample feses sekalian mendaftar untuk konsul lagi ke DSA.

setelah hasil lab keluar dan konsul ke DSA, olehDSA si kecil dinyatakan negatif disentri amoeba. lah kok bisa???

padahal pup-nya masih terlihat berdarah. karena hasil lab menunjukkan demikian, dan diagnosa DSA yang tetap berujung pada disentri amoeba, DSA tetap memberikan resep obat untuk disentri amoeba. untuk berjaga-jaga apabila kondisi ini tetap berlanjut. dan minggu depan diminta untuk test lab lagi.

it’s okay-lah, lebih baik mencegah daripada mengobati. betul??? so minggu depan, ane harus mengambil sample lagi dan diharapkan proses pengambilan sample ini sesuai dengan petunjuk DSA dan petugas lab. sehingga hasil test akan benar-benar merepresentasikan kondisi yang sebenarnya. amien!!!

5 thoughts on “curhat… disentri amoeba

  1. sister,apakah muntah dulu baru diare atau apa?seberapa bahayakah penyakit ini kalau penanganannya tepat dan sedini mungkin?thanks ya jawabannya kirim emailku aja ya

  2. IMHO, dibilang parah… masih relatif.
    Diare juga bisa dibilang parah kalau sampai menimbulkan dehidrasi.
    intinya sih bukan di penyakitnya, tetapi di akibat yang ditimbulkan serta penangannya.

    Jadi, kalau akibat yang ditimbulkan dianggap remeh, dan tidak ditanggulangi… juga bisa berbahaya kan CMIIW

  3. Bunda, bayi saya usia 22 bulan jg sudah 2 minggu ini bab berlendir. Minggu lalu sudah stop obat dan sudah seminggu ini babnya bagus, tp malam ini kog ad serat putih di babnya ya, saya takut itu kumat. Cm kmrn blm smpt di cek lab, semoga aja nggak usah cek bsok sudah baikan. Dulu anak bunda berobat sampai berapa lama smp benar2 sembuh bun?? Thanks

  4. Mohon maaf atas ingatan saya yang kurang bagus ini.
    Seingat saya, begitu BAB sudah normal… Obat juga saya stop.
    Jadi kurang lebih 1 minggu saya asumsikan sudah sembuh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s