senin pagi… rutinitas macet dimana-mana

hari senin pagi adalah hari yang (kalau bisa) paling saya hindari untuk berangkat kerja. sebagai informasi, saya berangkat atau keluar dari rumah sekitar jam 0445 – 0500 atau tergantung dari adzan shubuh. perjalanan naik sepeda motor dari bogor ke cibinong dan dilanjut dengan bus umum menuju jakarta (pulogadung), memang lumayan jauh karena menyentuh angka minimal 55km untuk satu kali perjalanan pergi atau pulang, dari rumah ke kantor atau sebaliknya.

untuk hari-hari kerja selain hari senin atau hari sesudah libur panjang… di pagi hari, kondisi jalan raya bogor relatif lengang untuk dilewati alias lancar jaya tanpa halangan berarti. begitu juga ketika mulai masuk area cibinong, untuk menitipkan motor, setelah menempuh perjalanan minimal 20km, dan melanjutkan perjalanan dengan kendaraan umum jurusan cibinong-kampung melayu. pukul 0515-0530, jumlah orang yang menunggu kendaraan pun tidak terlalu ramai di sekitar pintu tol citeureup. begitu juga kalau kendaraan sudah masuk ke tol jagorawi. arus kendaraan pun relatif lancar dan lengang sampai menjelang cibubur. setelah cibubur… ndak usah dibahas ya. pasti tersendat :)

tetapi kondisi akan berubah 180 derajat, apabila hari itu adalah hari senin pagi atau setelah hari libur panjang. terlebih kalau di hari minggu ada tayangan langsung motoGP. wuih… pagi-pagi pasti ada biker yang berubah mirip pembalap motoGP (atau yang lebih cocok sebenarnya adalah pembalap moto3 :) ).

nafsu sembalap (pembalap yang sembelit nih…) pun keluar. ndak peduli tiap lajur banyak kendaraan, tetap memaksakan diri untuk menyalip. alhasil, di pagi hari pun banyak yang terprovokasi untuk saling salip di jalan raya bogor. saling ngebut… saling potong… untuk cepat sampai di tujuannya. memang enak sih… adrenalin pun terpacu. tapi tetap saja salah tempat masbro. ini jalan raya masbro… bukan sirkuit. apalagi ada keluarga dan teman yang menunggu kehadiran kita di ujung sana. safety first lah.

begitu sampai di area pintu tol citeureup… berjubel orang-orang yang menunggu kendaraan umum. entah karena kendaraan umum yang lama datangnya, karena memang sudah macet di seputaran pasar cibinong… atau memang karena keterbatasan kesabaran masing-masing individu, yang terus menerus melirik jam tangan, sehingga membuat semua itu terkesan lama.

begitupun ketika masuk ke tol jagorawi. arus lalu lintas hanya lancar sampai sebelum gerbang tol miring di cimanggis. setelah itu memang relatif lancar… sampai cibubur. setelah cibubur, dimana di hari biasa arusnya tersendat… lancar… tersendat lagi, eh ini malah padat merayap ndak putus-putus sejak pertemuan arus dari jagorawi dan cibubur. plus tambahan arus kendaraan dari tol pasar rebo (kampung rambutan), sehingga yang biasanya, ketika melewati tamini square, sekitar 0545-0600… ini bisa mencapai 0615-lebih. jan parah poll!!!

alhasil, ketika bus sudah sampai di jatinegara (kodim)… waktu sudah menyentuh di 0650-lebih. padahal belum disambung lagi dengan metromini 506 ke arah pondok kopi, untuk turun di halte buaran satu. belum lagi dari halte buaran satu menuju ke kantor… yang sekitar 10-15menit kalau  jalan kaki, dan cuma 3menit kalau naik ojek.

so, bisa dipastikan… hampir tiap hari senin, saya terlambat masuk ke kantor. dan senyum mengembang pun tak pernah hilang dari bibir saya ketika sudah masuk ke ruangan. yah… hitung-hitung senam muka lah. biar awet muda (katanya…).

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s