asapmu bukan untukku…

ketika naik bus jurusan cibinong kampung melayu pagi ini, saya tertegun dengan sesosok kakek tua dengan cucunya (mungkin…) yang duduk di bangku paling belakang… pojok sebelah kanan, yang sedang menikmati kepulan asap rokok yang keluar dari mulutnya. terlihat di wajahnya sangat tenang… santai… sambil menunggu bus jurusan ini berangkat. kondisi sebaliknya terjadi pada cucunya. terlihat dari gesture tubuhnya, dia ingin menghirup udara bebas yang masuk melalui jendela yang dibuka lebar oleh kakeknya itu. lha wong kepalanya dilongokkan keluar jendela.

berhubung tidak ada tempat yang menarik buat diduduki… maka saya pun duduk di deretan paling belakang juga, tetapi di sisi sebaliknya dengan si kakek. dengan kondisi bus yang masih ngetem ini, mau tidak mau udara pagi yang dari tadi, sepanjang perjalanan, sangatlah segar, berubah menjadi rada sesak di paru-paru saya. tidak ikhlas rasanya kalau udara pagi yang masih fresh ini sudah dikotori oleh asap rokok. Lanjut membaca

ketika bunda ikut membantu proses persalinan…

kemarin, rabu 24 nopember 2011, terjadi suatu peristiwa yang sangat spesial, sampai-sampai membuat istri saya benar-benar syok berat. so… jadilah hari kemarin itu, hari yang spesial sekaligus hari yang berat buat istri saya.

singkat cerita, peristiwa ini berkaitan dengan pembantu saya, yang memang sedang hamil tua sekitar 8bulan. pembantu ini, sebut saja teteh… sebenarnya sudah berniat berhenti dan istirahat kerja mulai akhir bulan ini, karena prediksi kelahirannya di pertengahan bulan desember. dan karena jam kerjanya yang dari pagi pukul 0730 hingga sore pukul 1400, itu pun hanya senin sampai jumat… si teteh cukup santai menghadapi kehamilannya kali ini.

dan ketika sore kemarin…ketika saya pulang kerja, sekitar pukul 1740, istri terlihat sedang mengobrol dengan beberapa tetangga di teras rumah. saya pun memarkir motor matic… dan ikut nimbrung sembari melepas alas kaki. karena sebentar lagi adzan maghrib, maka para tetangga itupun berpamitan pulang.

dan tidak seberapa lama, istri bilang… “baru kali ini lihat ari-ari bayi…?!”

“loh… ari-ari siapa??? memangnya teteh sudah nglahirin…???” tanya saya. “sudah… tadi siang jam 1430″ , sahut istri. Lanjut membaca

nonton bareng semi final sepak bola sea games 2011 di giant taman yasmin bogor

ternyata kehebohan dan antusiame publik sepakbola mania di negara ini memang wajar kalau diacungi jempol. hal ini terlihat ketika timnas sepakbola u23 berlaga di semifinal sea games 2011 di gelora bung karno. tercatat tiket yang dijual habis… dan diperkirakan sekitar 100ribu penonton datang dan memberi semangat langsung untuk kemenangan timnas sepakbola u23 ini. wajar kalau di gelora bung karno gegap gempita. ribuan orang tumpah ruah, entah itu memang menonton secara langsung… ataupun memang meramaikan suasana dengan caranya sendiri.

nah pemandangan menarik ternyata juga terjadi di salah satu hypermarket di seputaran yasmin bogor. ketika maghrib… kakak ara yang sudah suntuk di rumah, karena hujan deras di sore hari… merengek minta pergi ke hypermarket tersebut… kebetulan ada permainan yang lagi digandrungi sama kakak ara. dan ternyata klop sudah… istri juga ada keperluan untuk membeli biskuit bayi buat adik barra. yo wes lah… mau ndak mau, keinginan untuk melihat siaran langsung semifinal sepakbola sea games 2011 terpaksa diredam dulu. toh nantinya kalau urusan di hypermarket sudah selesai dan langsung pulang… masih keuber sekitar 15 menit terakhir babak dua, begitu pikir saya.

setelah sampai di tempat parkir, langsung menuju lantai dua untuk berbelanja. saya kebagian untuk menggendong adik barra… sedang istri bersama kakak ara menggunakan trolley. ndak nyangka… ternyata suasana di dalam hypermarket penuh sesak. dan… penyebabnya bukan karena banyak yang mau belanja atau apa… tapi banyak yang lihat siaran langsung sepakbola!!! wuih… ternyata yang bernasib sama seperti saya cukup banyak… dan kok ya kebetulan salah satu konter tv berbayar memilih menayangkan channel yang menayangkan siaran langsung semifinal sepakbola sea games 2011. wes jan cocok poll.

 

yo wes… setelah nego dengan istri… kalau saya dan adik barra mau lihat sepakbola dulu… sedang istri dan kakak ara masuk dulu ke hypermarket untuk belanja dan setelahnya baru bermain di lantai satu :) :) sorak sorai… gemuruh para penonton dadakan ini… benar-benar membuat suasana hypermarket menjadi berwarna. meski saya hanya berhasil nonton sekitar 10 menit… karena sudah keburu dipanggil dan diomelin sama istri… cukuplah memuaskan keinginan untuk melihat siaran langsung dan ikut berteriak mendukung tim u23. toh nanti dirumah juga pasti lanjut lagi melihat siaran langsung ini… meski bakal terasa hampa, karena hanya saya yang antusias.

yah… yang penting semua tujuan pergi ke hypermarket tersebut tercapai… dan keinginan saya untuk lanjut nonton siaran langsung pun terpenuhi

pizza hut delivery… gak pake lama

akhirnya jadi juga mencoba menu dari PHD atau pizza hut delivery. menu-menunya sih ndak jauh beda dengan pizza hut biasanya. tapi yang membuat beda adalah delivery time atau waktu pengiriman pesanan kita (by phone) apabila dibandingkan pizza hut resto. lumayan cepat… maksimal hanya 30 menit, setelah kita menutup telpon. ajib dah…

kenapa bisa cepat… sesuai informasi yang saya dapat dari mbak-mbak yang ada di pizza hut resto… PHD ini menggunakan bahan baku yang siap saji, alias tinggal olah saja. sedikit berbeda dengan pizza hut resto yang harus ada olahan-olahan tertentu, sehingga membuatnya lebih lama dari PHD Lanjut membaca

wanginya hewan qurban :)

berhubung tiap pagi hari, ketika saya berangkat kerja, pasti melihat para pedagang hewan kurban… entah sapi ataupun kambing ataupun domba… di beberapa ruas jalan di jalan baru sholeh iskandar, bogor. kadang saya melihat beberapa pedagang yang masih tertidur pulas di samping hewan dagangannya. kadang trenyuh juga melihat pedagang-pedagang ini… karena tidak hanya orang dewasa saja yang ikut menjaga hewan dagangannya… tapi kadang juga terlihat ada anak kecil dengan kisaran usia sekolah kelas 6 sd atau 1 smp.

yang pastinya, saya salut dengan usaha beliau-beliau ini… yang demi sesuap nasi dan sebongkah berlian… rela untuk tidur berdampingan dengan hewan dagangannya, yang pastinya bau :) yah… mungkin bagi saya, hewan-hewan ini bau… tapi bagi beliau-beliau ini, saya yakin, baunya hewan ini serasa bau wangi masakan yang muncul dari kepulan asap dapur di rumahnya… lebay mode on :)

salut buat bapak-bapak dan juga adik-adik yang ikut membantu bapaknya berdagang. semoga dengan perantara sampeyan-sampeyan ini, niatan saya untuk berqurban, dengan membeli salah satu hewan qurban yang sampeyan jual… diterima oleh Allah SWT. amien!!!