sabtu, 20 nop 2010, bisa dikatakan hari penuh cobaan yang intinya adalah ujian kesabaran… buat orang lain
hari itu memang sudah direncanakan untuk ganti ban mobil. berhubung, kondisi terakhir ban mobil sudah retak-retak karena sering jadi penghias carport di rumah dan memang faktor usia ban yang sudah lewat dari nilai ekonomisnya… sudah 5 tahun lebih. jadi wajar dong kalau sudah retak-retak. dan demi safety sekeluarga, diputuskan semua ban harus ganti. anggap saja investasi
posisi sudah ada di toko ban (anggap saja demikian…), langsung tanya berbagai macam merek ban yang ada. dari yang paling mahal sampai yang paling murah. dan yang sering saya tanya pasti merek yang mahal. entah itu bridgestone atau goodyear. dunlop… achilles… EP tires… GT radial… jarang saya sentuh dalam pertanyaan-pertanyaan saya. tentu saja, si empunya toko, dengan senang hati menjawab berbagai pertanyaan saya.
eh… lah kok istri malah bilang… “udah, ganti velg aja sekalian!”
berhubung velg mobil memang velg kaleng dengan wheel dop, tambah semangat si empunya toko. berbagai velg cast wheel dikeluarin semua. bahkan beberapa velg langsung dicoba di mobil.
melihat itu, istri langsung mencolek bahu saya… “ayah, kok malah nyoba velg itu sih. kan maksud bunda cuman velg luarnya aja…?!”
diiieeeeng!!! ternyata maksud istri saya sih, cuman ganti wheel dop-nya thok. karena istri tidak tahu namanya apa… makanya dia bilang ganti velg
tapi… yo wes lah. berhubung yang inisiatif untuk mencoba velg di mobil itu si empunya toko… ya saya cuekin omongan istri. baru setelah semua velg dicoba dan tanya-tanya harga… baru bilang… “maaf ni boss. aku gak jadi ambil velg deh. bannya aja…”
yang sabar ya boss
dan singkat kata, akhirnya saya pilih ban achilles platinum untuk pengganti ban bridgestone, original dari lahirnya mobil ini.
kenapa achilles… kenapa bukan bridgestone… dunlop… good year…?? kenapa pilih achilles platinum???
- murah tapi pastinya tidak murahan. karena ada yang lebih murah dari achilles ini
(ngeles.com) - perkiraan pemakaian mobil yang kurang dari 10000km per tahunnya. terbukti, dari mobil ini saya beli (second) tahun 2008 awal sampai sekarang, ordometer hanya menunjukkan perubahan dari 44000 km menjadi 62000 km.
- tetap menggunakan ukuran standar dari velg ori-nya, yaitu 185/70 R14 88H. malah batas kecepatannya turun dari skala S ke skala H. tapi lagi-lagi, it’s oke-lah. kecepatan maksimal yang pernah saya cetak “hanya” 120km/jam. itupun di tol jagorawi, kondisi minggu pagi sekitar jam 7an.
semua itu hanya berdasar perhitungan saya pibadi. yah… kalau ada yang salah ya maaf. namanya juga ikhtiar pribadi
note : image from www.multistrada.co.id